Langsung ke konten utama

Virus Corona

Virus Corona
lmuwan China telah  mengidentifikasi virus Corona baru sebagai agen penyebab utama. Penyakit ini sekarang disebut sebagai Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19.
Penyebab COVID-19 disebut sindrom pernafasan akut parah Corona Virus 2 (SARS CoV-2). Ini adalah jenis baru virus corona yang belum diidentifikasi sebelumnya pada manusia.
Wabah awal di Wuhan menyebar dengan cepat, memengaruhi wilayah lain di China. Kasus-kasus serupa segera terdeteksi di beberapa negara lain. Hampir di setiap benua terdapat negara yang terjangkit virus Corona seperti Asia, Eropa, Australia, Afrika dan Amerika.
Mengutip World Health Organization (WHO), COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru ditemukan.
Sebagian besar orang yang terinfeksi virus COVID-19 akan mengalami penyakit pernafasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan memerlukan perawatan khusus.
Orang lanjut usia (lansia) yang berusia di atas 60 tahun dan yang memiliki masalah medis mendasar seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit pernafasan kronis, dan kanker, memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit parah hingga kematian.
Cara terbaik untuk mencegah dan memperlambat penularan COVID-19 adalah mempunyai wawasan memadai mengenai penyakit tersebut dan cara penyebarannya.
WHO menyarankan pada masyarakat untuk melindungi diri dan orang lain dari infeksi COVID-19 dengan mencuci tangan, menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol dan tidak menyentuh wajah.
Virus COVID-19 menyebar terutama melalui tetesan air liur, cairan hidung saat bersin, dan batuk.
WHO menginformasikan bahwa saat ini belum ada vaksin atau perawatan khusus untuk COVID-19. Namun telah banyak dilakukan uji klinis untuk mengevaluasi perawatan potensial.

Gejala
Virus COVID-19 menjangkiti orang yang berbeda secara berbeda. Menurut WHO, berikut ini gejala umum COVID-19:
  1. Demam
  2. Kelelahan
  3. Batuk kering
  4. sesak nafas dan nyeri
  5. Sakit tenggorokan
  6. Mual
  7. Pilek
  8. Diare (tidak selalu)
Orang dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat, harus melakukan isolasi mandiri dan menghubungi petugas medis untuk penanganan dan rujukan.
Orang dengan demam, batuk atau kesulitan bernafas harus segera menghubungi dokter dan mendapatkan perawatan medis.

Pencegahan
Dikutip dari WHO, untuk mencegah infeksi dan menekan penularan COVID-19, kamu bisa melakukan beberapa upaya berikut ini:

  1. Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air atau bersihkan dengan pembersih tangan berbasis alkohol.
  2. Pertahankan jarak minimal 1 meter antara kamu dan orang yang batuk atau bersin.
  3. Hindari menyentuh wajah.
  4. Tutupi mulut dan hidun saat batuk atau bersin.
  5. Tetap tinggal di rumah bila merasa tidak sehat.
  6. Jangan merokok atau aktivitas lain yang melemahkan paru-paru.
  7. Lakukan menjaga jarak secara fisik, hindari perjalanan yang tidak perlu dan menjauh dari kerumunan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TRADISI ADAT BALIANT SUKU DAYAK KANAYATN

S uku Dayak adalah suku asli Kalimantan Barat yang hidup berkelompok dan mempunyai bermacam-macam budaya. Ada beberapa Suku Dayak di Kalimantan Barat yaitu Suku Dayak Kanayatn, Suku Dayak Kenyah, Suku Dayak Benuaq, Suku Dayak Iban dan masih banyak Suku Dayak lagi yang belum disebutkan. Masyarakat Dayak Kanayatn memiliki berbagai tatanan kehidupan atau kebiasaan adat istiadat yang dijalankan. Segala sesuatu yang berkaitan dengan adat istiadat merupakan wujud ideal dari kebudayaan yang dipegang teguh dalam kehidupan sehari-hari. Adat istiadat juga merupakan sistem kebudayaan yang memiliki sistem norma dan sistem hukum yang menjadi pedoman hidup masyarakatnya. Sistem budaya yang dimiliki mempunyai nilai tinggi, berharga, bermakna, penting untuk dihayati dan dijalankan dalam kehidupan. Masyarakat Dayak juga memiliki konsep ketuhanan, kearifan mengelola hutan dengan cara tradisional, dan kesenian sebagai hasil dari penuangan rasa estetis religius. Semua itu dianggap sebagai warisan berhar...

Tradisi adat dan budaya suku dayak kalimantan timur

1) Rumah Adat Kalimantan Timur        Salah satu rumah adat Kalimantan Timur adalah rumah adat suku Dayak Kenyah yang dinamakan Rumah Lamin. Rumah adat ini berbentuk panggung setinggi 3 meter yang terbagi atas ruangan tengah yang digunakan untuk menerima tamu atau untuk pertemuan adat, ruangan tidur, dan ruangan dapur. Dinding rumah terbuat dari kayu yang diseling daun rumbia. Ujung atap rumah diberi hiasan kepala naga yang merupakan simbol keagungan, budi luhur, dan kepahlawanan. Tangga rumah Lamin terbuat dari pohon sedangkan bentuk tangga dibuat tidak berbeda antara rumah keluarga bangsawan maupun keluarga biasa. Kolong rumah digunakan untuk memelihara hewan ternak, sedangkan halaman rumah dihiasi oleh patung¬patung Blontang yang melambangkan dewa-dewa penjaga rumah atau kampung. Rumah adat Lamin ini dihuni sekitar 25 hingga 30 keluarga.  2) Pakaian Adat Kalimantan Timur        Pakaian adat untuk pria terdiri dari baju rompi atau baj...

Optimisme Manajemen AC Milan Terkait Masa Depan Donnaruma Bersama I Rossoneri

Gianluigi Donnarumma sering dikabarkan akan pergi meninggalkan klub yang membesarkan namanya, AC Milan. Gianluigi Donnarumma sering menolak ajakan perpanjangan kontrak dari manajemen AC Milan, Ini dikarenakan Donnaruma tidak mau masa depan nya di AC Milan terlalu dikaitkan dengan banyak Klub -Klub Eropa lainnya.  AC Milan begitu bernafsu untuk permanenkan Donnarumma lebih lama di San Siro karena kontraknya bakal habis pada musim panas 2021. maka dari itu sebelum team - team elit Eropa mendekati Donnaruma,  AC Milan segera ingin membuat kesepakatan dalam perpanjangan kontrak bersamanya.  Tapi,  kali ini merupakan kabar bahagia dari manajemen AC milan, karena kiper berusia 21 tahun itu mulai menerima tawaran dari I Rossoneri. Terkait pemberitaan ini, pelatih AC Milan, Stefano Pioli pun mulai bicara tentang pemberitaan ini.  Stefano Pioli merasa yakin AC Milan akan mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Donnarumma. Karena menurut Pioli kiper berpaspor Italia ters...