Langsung ke konten utama

Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk, menjadi salah satu otak serangan klub kasta kedua Liga Inggris, Leeds United.

 

Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk, menjadi salah satu otak serangan klub kasta kedua Liga Inggris, Leeds United.
Pascal Struijk mampu membantu Leeds United promosi ke kasta pertama Liga Inggris, Premier League, dalam laga pekan ke-44 EFL Championship 2019-2020.
Dalam pertandingan tersebut, tim yang dibela oleh Pascal Struijk, Leeds United, mampu mengalahkan Barnsley FC dengan skor tipis 1-0 berkat gol bunuh diri Michael Solbauer pada menit ke-15, Kamis (16/7/2020).
Berkat kemenangan atas Barnsley FC, Leeds United memastikan diri untuk naik kasta ke Premier League pada musim yang akan 
Pertandingan pekan ke-44 EFL Championship 2019/2020 memberikan kesan tersendiri bagi pemain Leeds United keturunan Indonesia, Pascal Struijk, yang mendapatkan kesempatan bermain.
Struijk memang pernah mengakui kalau dirinya memiliki darah Indonesia dari keturunan kakek dan nenek dari ayahnya pada Mei 2020.
"Ya, dari kakek dan nenek saya yang meninggalkan Hindia Belanda (nama Indonesia dulu) ke Belanda," kata Struijk seperti dilansir oleh BolaSport.com dari Sport Magazine.
"Saya punya koneksi dengan orang Indonesia, namun saat ini saya terlibat dengan Belanda dan Belgia," ujar pemain berusia 20 tahun tersebut.
Pelatih Leeds United, Marcelo Bielsa, memberikan kepercayaan pada Pascal Struijk untuk tampil ketika timnya berhasil mengalahkan Barnsley FC dengan skor 1-0.
Struijk masuk ke dalam pertandingan tersebut setelah menggantikan Jack Horrison pada menit ke-61.
Bermain selama 29 menit, ada aksi gemilang dari Pascal Struijk ketika menjadi salah satu otak serangan Leeds United. 
Tepatnya ketika menit ke-65, saat Struijk berhasil membangun serangan dengan mengirimkan umpan terobosan yang cerdas kepada winger Leeds United, Ezgjan Alioski.
Alioski yang menerima operan matang dari Struijk pun langsung memberikan umpan ke kotak penalti, di mana di situ sudah berlari striker Leeds United, Patrick Bamford.
Namun, Bamford gagal mengubah peluang tersebut karena tembakannya mampu dimentahkan oleh kiper Barnsley FC, Jack Walton.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TRADISI ADAT BALIANT SUKU DAYAK KANAYATN

S uku Dayak adalah suku asli Kalimantan Barat yang hidup berkelompok dan mempunyai bermacam-macam budaya. Ada beberapa Suku Dayak di Kalimantan Barat yaitu Suku Dayak Kanayatn, Suku Dayak Kenyah, Suku Dayak Benuaq, Suku Dayak Iban dan masih banyak Suku Dayak lagi yang belum disebutkan. Masyarakat Dayak Kanayatn memiliki berbagai tatanan kehidupan atau kebiasaan adat istiadat yang dijalankan. Segala sesuatu yang berkaitan dengan adat istiadat merupakan wujud ideal dari kebudayaan yang dipegang teguh dalam kehidupan sehari-hari. Adat istiadat juga merupakan sistem kebudayaan yang memiliki sistem norma dan sistem hukum yang menjadi pedoman hidup masyarakatnya. Sistem budaya yang dimiliki mempunyai nilai tinggi, berharga, bermakna, penting untuk dihayati dan dijalankan dalam kehidupan. Masyarakat Dayak juga memiliki konsep ketuhanan, kearifan mengelola hutan dengan cara tradisional, dan kesenian sebagai hasil dari penuangan rasa estetis religius. Semua itu dianggap sebagai warisan berhar...

Optimisme Manajemen AC Milan Terkait Masa Depan Donnaruma Bersama I Rossoneri

Gianluigi Donnarumma sering dikabarkan akan pergi meninggalkan klub yang membesarkan namanya, AC Milan. Gianluigi Donnarumma sering menolak ajakan perpanjangan kontrak dari manajemen AC Milan, Ini dikarenakan Donnaruma tidak mau masa depan nya di AC Milan terlalu dikaitkan dengan banyak Klub -Klub Eropa lainnya.  AC Milan begitu bernafsu untuk permanenkan Donnarumma lebih lama di San Siro karena kontraknya bakal habis pada musim panas 2021. maka dari itu sebelum team - team elit Eropa mendekati Donnaruma,  AC Milan segera ingin membuat kesepakatan dalam perpanjangan kontrak bersamanya.  Tapi,  kali ini merupakan kabar bahagia dari manajemen AC milan, karena kiper berusia 21 tahun itu mulai menerima tawaran dari I Rossoneri. Terkait pemberitaan ini, pelatih AC Milan, Stefano Pioli pun mulai bicara tentang pemberitaan ini.  Stefano Pioli merasa yakin AC Milan akan mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Donnarumma. Karena menurut Pioli kiper berpaspor Italia ters...

Hasil Pertandingan SPAL VS AC MILAN

  AC MILAN - Stefano Pioli mengungkapkan alasan mengapa timnya gagal meraih kemenangan melawan 10 pemain dalam laga SPAL vs AC Milan tadi malam. AC Milan tak mampu melanjutkan tren kemenangan pada pekan ke-29 Liga Italia 2019-2020. Mereka hanya bermain imbang 2-2 kontra tuan rumah SPAL di Stadion Paolo Mazza, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. I Rossoneri - julukan AC Milan - tertinggal dua gol lebih dulu oleh gol Mattia Valoti (13'), dan Sergio Floccari (30'). Mereka baru bisa membalasnya melalui gol Rafael Leao (79'), dan lesakkan bunuh diri Francesco Vicari (90+4'). Hasil imbang ini sungguh disayangkan karena AC Milan unggul segalanya dari SPAL. Dimulai dari jumlah pemain. Sejak menit ke-43, AC Milan memiliki keuntungan karena SPAL harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima Marco D'Alessandro akibat melanggar Theo Hernandez. Kemudian, secara statistik pun AC Milan jauh di atas SPAL. Merujuk Whoscored, AC Milan mendominasi dengan 70 persen ball ...