Langsung ke konten utama

Peluang Besar AC milan menghadapi Juventus Tanpa Paulo Dybala


Pertandingan yang bertajuk Grande Partita antara AC Milan menjamu Juventus akan tersaji di Stadion San Siro. Kabar kurang sedap menghampiri kubu tim tamu Juventus jelang laga tandangnya ke kota Milan. 

Klub yang berasal dari Kota Turin tersebut dipastikan tampil tanpa Paulo Dybala dan Matthijs de Light. Dilansir dari laman Football Italia, kedua pemain tak bisa memperkuat Juventus akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya.

Baik de Light dan Dybala memang mendapatkan hukuman kartu kuning di laga sebelumnya. Tepatnya dalam laga yang bertajuk Derby Della Molle menghadapi Torino, Sabtu (4/7/2020).

Duel dua tim satu kota itu memang dimenangkan oleh Juventus dengan skor mencolok 4-1. Namun imbas kartu kuning yang diterima oleh Dybala dan de Light, membuat keduanya tak bisa memperkuat Si Nyonya Tua dalam laga tandang nanti.

Tentu saja jika dilihat dari peran kedua pemain, kondisi tersebut merupakan pukulan telak bagi Juventus. Juventus kini dalam perlombaan bersama Lazio dan Inter Milan soal perebutan gelar Scudetto Liga Italia.

Tentu dibutuhkan konsistensi permainan dalam menjaga peluang garansi kemenangan demi kemenangan yang akan diraih oleh Juventus. 

Di mana pemain Timnas Argentina itu memang menjadi tandem yang sepadan bagi Cristiano Ronaldo di lini depan. Tidak bisa dipungkiri kembali, sejak digulirkannya Liga Italia pada pertengahan bulan Juni lalu, baik Ronaldo dan Dybala menjadi tandem yang mengerikan.

Sejauh empat pertandingan yang telah dilakoni Juventus, duet Dybala-Ronaldo masing-masing telah mengemas empat gol.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa dalam setiap satu laga, baik Ronaldo dan Dybala selalu mengemas satu lesakan.

Tentu menjadi kondisi yang merugikan bagi Maurizio Sarri di barisan penyerangan, mengingat tandem sepadan bagi Ronaldo dipastikan absen. Belum lagi laga meladeni AC Milan bukanlah perkara yang mudah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TRADISI ADAT BALIANT SUKU DAYAK KANAYATN

S uku Dayak adalah suku asli Kalimantan Barat yang hidup berkelompok dan mempunyai bermacam-macam budaya. Ada beberapa Suku Dayak di Kalimantan Barat yaitu Suku Dayak Kanayatn, Suku Dayak Kenyah, Suku Dayak Benuaq, Suku Dayak Iban dan masih banyak Suku Dayak lagi yang belum disebutkan. Masyarakat Dayak Kanayatn memiliki berbagai tatanan kehidupan atau kebiasaan adat istiadat yang dijalankan. Segala sesuatu yang berkaitan dengan adat istiadat merupakan wujud ideal dari kebudayaan yang dipegang teguh dalam kehidupan sehari-hari. Adat istiadat juga merupakan sistem kebudayaan yang memiliki sistem norma dan sistem hukum yang menjadi pedoman hidup masyarakatnya. Sistem budaya yang dimiliki mempunyai nilai tinggi, berharga, bermakna, penting untuk dihayati dan dijalankan dalam kehidupan. Masyarakat Dayak juga memiliki konsep ketuhanan, kearifan mengelola hutan dengan cara tradisional, dan kesenian sebagai hasil dari penuangan rasa estetis religius. Semua itu dianggap sebagai warisan berhar...

Optimisme Manajemen AC Milan Terkait Masa Depan Donnaruma Bersama I Rossoneri

Gianluigi Donnarumma sering dikabarkan akan pergi meninggalkan klub yang membesarkan namanya, AC Milan. Gianluigi Donnarumma sering menolak ajakan perpanjangan kontrak dari manajemen AC Milan, Ini dikarenakan Donnaruma tidak mau masa depan nya di AC Milan terlalu dikaitkan dengan banyak Klub -Klub Eropa lainnya.  AC Milan begitu bernafsu untuk permanenkan Donnarumma lebih lama di San Siro karena kontraknya bakal habis pada musim panas 2021. maka dari itu sebelum team - team elit Eropa mendekati Donnaruma,  AC Milan segera ingin membuat kesepakatan dalam perpanjangan kontrak bersamanya.  Tapi,  kali ini merupakan kabar bahagia dari manajemen AC milan, karena kiper berusia 21 tahun itu mulai menerima tawaran dari I Rossoneri. Terkait pemberitaan ini, pelatih AC Milan, Stefano Pioli pun mulai bicara tentang pemberitaan ini.  Stefano Pioli merasa yakin AC Milan akan mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Donnarumma. Karena menurut Pioli kiper berpaspor Italia ters...

Hasil Pertandingan SPAL VS AC MILAN

  AC MILAN - Stefano Pioli mengungkapkan alasan mengapa timnya gagal meraih kemenangan melawan 10 pemain dalam laga SPAL vs AC Milan tadi malam. AC Milan tak mampu melanjutkan tren kemenangan pada pekan ke-29 Liga Italia 2019-2020. Mereka hanya bermain imbang 2-2 kontra tuan rumah SPAL di Stadion Paolo Mazza, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. I Rossoneri - julukan AC Milan - tertinggal dua gol lebih dulu oleh gol Mattia Valoti (13'), dan Sergio Floccari (30'). Mereka baru bisa membalasnya melalui gol Rafael Leao (79'), dan lesakkan bunuh diri Francesco Vicari (90+4'). Hasil imbang ini sungguh disayangkan karena AC Milan unggul segalanya dari SPAL. Dimulai dari jumlah pemain. Sejak menit ke-43, AC Milan memiliki keuntungan karena SPAL harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima Marco D'Alessandro akibat melanggar Theo Hernandez. Kemudian, secara statistik pun AC Milan jauh di atas SPAL. Merujuk Whoscored, AC Milan mendominasi dengan 70 persen ball ...