Langsung ke konten utama

Opsi AC Milan Jika Di Tinggalkan Zlantan Ibrahimovic



Kehilangan Zlatan Ibrahimovic mungkin sudah bisa diantisipasi oleh AC Milan saat ini. Dibandingkan menawarkan kontrak jangka panjang, mereka bisa mengandalkan Rafael Leao dan Ante Rebic yang sudah memiliki peran krusial sepanjang musim ini.
Duo striker ini mampu tunjukkan tajinya sebagai pemain yang bisa bergantian di garis depan. Tak hanya itu, berkat Ibrahimovic, peran serta Rebic dan Leao kian bagus dengan peningkatan ketajaman mencetak angka.
Dengan kabar Ralf Rangnick bakal segera singgah ke San Siro, Rebic kemungkinan besar bakal menjadi salah satu striker andalannya karena punya tenaga dan piawai mainkan si kulit bundar. Begitu juga Leao yang bisa tampilkan permainan layaknya Kylian Mbappe.
Tak ayal dengan berbagai kapasitas mumpuni dari dua penyerang itu, bisa diambil kesimpulan perginya Ibra sedikit teratasi. Alhasil, kini tinggal membuat strategi ampuh agar keduanya bisa bermain lebih efisien ketika di lapangan.
Ada satu hal yang bakal membuat AC Milan menyesal melepas Zlatan Ibrahimovic, yakni kehilangan pemain yang punya teknik dan fisik untuk mencetak gol sekaligus assist secara dinamis. Hingga saat ini, Ante Rebic dan Rafael Leao belum punya ciri seperti itu.
Tak mungkin mendapat pada pemain sendiri, AC Milan bisa saja merekrut pemain lain untuk gantikan Ibrahimovic, sebut saja Luka Jovic dari Real Madrid. Melempem sepanjang musim ini buat sang striker asal Serbia ini sasaran empuk bagi Il Diavolo.
Selain Jovic, AC Milan telah menargetkan kedatangan bintang AZ Alkmaar, Myron Boadu, sekaligus Memphis Depay dari Lyon sebagai kandidat penyerang baru, sebagian pemain yang disesuaikan dengan ciri khas Rangnick yang gemar pemain muda. Tapi sekali lagi perlu diingat walaupun AC Milan punya banyak pemain muda, kualitas Zlatan Ibrahimovic masih tak tergantikan karena unggul dalam hal pengalaman. Alhasil, keputusan Rossoneri yang membiarkan kepergian bintang utamanya itu bisa jadi senjata makan tuan bobroknya mereka di Serie A Liga Italia musim depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Optimisme Manajemen AC Milan Terkait Masa Depan Donnaruma Bersama I Rossoneri

Gianluigi Donnarumma sering dikabarkan akan pergi meninggalkan klub yang membesarkan namanya, AC Milan. Gianluigi Donnarumma sering menolak ajakan perpanjangan kontrak dari manajemen AC Milan, Ini dikarenakan Donnaruma tidak mau masa depan nya di AC Milan terlalu dikaitkan dengan banyak Klub -Klub Eropa lainnya.  AC Milan begitu bernafsu untuk permanenkan Donnarumma lebih lama di San Siro karena kontraknya bakal habis pada musim panas 2021. maka dari itu sebelum team - team elit Eropa mendekati Donnaruma,  AC Milan segera ingin membuat kesepakatan dalam perpanjangan kontrak bersamanya.  Tapi,  kali ini merupakan kabar bahagia dari manajemen AC milan, karena kiper berusia 21 tahun itu mulai menerima tawaran dari I Rossoneri. Terkait pemberitaan ini, pelatih AC Milan, Stefano Pioli pun mulai bicara tentang pemberitaan ini.  Stefano Pioli merasa yakin AC Milan akan mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Donnarumma. Karena menurut Pioli kiper berpaspor Italia ters...

5 Pemain Muda AC milan Yang Akan Bersinar

1. Daniel Maldini Seperti diketahui, Daniel Maldini adalah putra bek legendaris AC Milan, Paolo Maldini. Namun, berbeda dari sang ayah, ia justru lebih fasih bermain di lini depan dan sanggup bermain di 3 posisi berbeda di belakang penyerang utama. Musim ini Daniel Maldini telah mencetak 9 gol untuk tim primavera, dan bahkan telah mencicipi tampil di Serie A Italia sebanyak satu kali sebagai pengganti. Dengan usia yang masih 18 tahun, ia layak diberi kesempatan naik ke skuat utama sekaligus menyerap ilmu dari para seniornya. 2. Luan Capanni Penyerang muda Luan Capanni diboyong dari Lazio musim panas ini, dan sejauh ini sudah mencetak 9 gol untuk tim primavera AC Milan. Dengan usia yang baru 20 tahun dan tubuh tinggi, ia dinilai bisa menjadi penyerang tajam di masa depan. Ketajaman yang ditunjukkan Luan Capanni membuatnya dinilai layak naik ke skuat utama musim depan. Apalagi, dengan cara itu ia bisa belajar dari Zlatan Ibrahimovic yang memiliki pola permainan yang sama dengannya, denga...

Hasil Pertandingan SPAL VS AC MILAN

  AC MILAN - Stefano Pioli mengungkapkan alasan mengapa timnya gagal meraih kemenangan melawan 10 pemain dalam laga SPAL vs AC Milan tadi malam. AC Milan tak mampu melanjutkan tren kemenangan pada pekan ke-29 Liga Italia 2019-2020. Mereka hanya bermain imbang 2-2 kontra tuan rumah SPAL di Stadion Paolo Mazza, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. I Rossoneri - julukan AC Milan - tertinggal dua gol lebih dulu oleh gol Mattia Valoti (13'), dan Sergio Floccari (30'). Mereka baru bisa membalasnya melalui gol Rafael Leao (79'), dan lesakkan bunuh diri Francesco Vicari (90+4'). Hasil imbang ini sungguh disayangkan karena AC Milan unggul segalanya dari SPAL. Dimulai dari jumlah pemain. Sejak menit ke-43, AC Milan memiliki keuntungan karena SPAL harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima Marco D'Alessandro akibat melanggar Theo Hernandez. Kemudian, secara statistik pun AC Milan jauh di atas SPAL. Merujuk Whoscored, AC Milan mendominasi dengan 70 persen ball ...