Langsung ke konten utama

Pemain Yang Akan Dibeli Oleh AC Milan

Klub besar Chelsea, dikabarkan bakal menjual 6 pemainnya demi memboyong bintang Bundesliga Jerman, Timo Werner dan Kai Havertz. AC Milan pun disebut siap menampung pemain  yang akan dijual The Blues, yakni Tiemoue Bakayoko.
The Blues dikabarkan segera mendapat tandatangan pemain RB Leipzig, Timo Werner pada bursa transfer musim panas mendatang. Tak berhenti di situ, Chelsea pun juga gerak cepat mengamankan pemain muda Bayer Leverkusen, Kai Havertz. 
Chelsea dikabarkan telah curi start dengan menyodorkan proposal sebesar 79 juta euro (Rp1,2 triliun). Skuat Frank Lampard tampaknya ingin merombak kekuatan dengan materi pemain baru yang hendak didatangkan dari Negeri Panzer. 
Demi mewujudkan ambisi belanja klub, Chelsea harus menjual enam pemain, termasuk Tiemoue Bakayoko. Bakayoko diketahui tengah menjalani masa peminjaman di AS Monaco.
Namun, Monaco dikabarkan tak akan memperpanjang masa pinjam atau memagari Bakayoko dengan kontrak permanen. Corriere dello Sport mewartakan bahwa Bakayoko akan dipasang di daftar pemain yang bakal dilepas The Blues di bursa transfer musim panas mendatang.
Menariknya, Milan digadang-gadang tertarik memboyong pemain berpaspor Prancis tersebut. Rossoneri disebut akan menciptakan pasangan Bennacer-Bakayoko di lini tengah Il Diavolo Rossi.
Bakayoko yang dikenal sebagai pemain beragama Islam disebut sangat antusias kembali ke San Siro. Pasalnya, walaupun hanya bermain setengah musim di era Gennaro Gattuso, Bakayoko mampu memberikan penampilan apik untuk klub pemilik 7 gelar Liga Champions tersebut.Selain Bakayoko, Chelsea juga akan melepas 5 pemain lain yakni,  Emerson Palmieri, Davide Zappacosta, Danny Drinkwater, Michy Batshuayi dan Victor Moses.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TRADISI ADAT BALIANT SUKU DAYAK KANAYATN

S uku Dayak adalah suku asli Kalimantan Barat yang hidup berkelompok dan mempunyai bermacam-macam budaya. Ada beberapa Suku Dayak di Kalimantan Barat yaitu Suku Dayak Kanayatn, Suku Dayak Kenyah, Suku Dayak Benuaq, Suku Dayak Iban dan masih banyak Suku Dayak lagi yang belum disebutkan. Masyarakat Dayak Kanayatn memiliki berbagai tatanan kehidupan atau kebiasaan adat istiadat yang dijalankan. Segala sesuatu yang berkaitan dengan adat istiadat merupakan wujud ideal dari kebudayaan yang dipegang teguh dalam kehidupan sehari-hari. Adat istiadat juga merupakan sistem kebudayaan yang memiliki sistem norma dan sistem hukum yang menjadi pedoman hidup masyarakatnya. Sistem budaya yang dimiliki mempunyai nilai tinggi, berharga, bermakna, penting untuk dihayati dan dijalankan dalam kehidupan. Masyarakat Dayak juga memiliki konsep ketuhanan, kearifan mengelola hutan dengan cara tradisional, dan kesenian sebagai hasil dari penuangan rasa estetis religius. Semua itu dianggap sebagai warisan berhar...

Optimisme Manajemen AC Milan Terkait Masa Depan Donnaruma Bersama I Rossoneri

Gianluigi Donnarumma sering dikabarkan akan pergi meninggalkan klub yang membesarkan namanya, AC Milan. Gianluigi Donnarumma sering menolak ajakan perpanjangan kontrak dari manajemen AC Milan, Ini dikarenakan Donnaruma tidak mau masa depan nya di AC Milan terlalu dikaitkan dengan banyak Klub -Klub Eropa lainnya.  AC Milan begitu bernafsu untuk permanenkan Donnarumma lebih lama di San Siro karena kontraknya bakal habis pada musim panas 2021. maka dari itu sebelum team - team elit Eropa mendekati Donnaruma,  AC Milan segera ingin membuat kesepakatan dalam perpanjangan kontrak bersamanya.  Tapi,  kali ini merupakan kabar bahagia dari manajemen AC milan, karena kiper berusia 21 tahun itu mulai menerima tawaran dari I Rossoneri. Terkait pemberitaan ini, pelatih AC Milan, Stefano Pioli pun mulai bicara tentang pemberitaan ini.  Stefano Pioli merasa yakin AC Milan akan mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Donnarumma. Karena menurut Pioli kiper berpaspor Italia ters...

Hasil Pertandingan SPAL VS AC MILAN

  AC MILAN - Stefano Pioli mengungkapkan alasan mengapa timnya gagal meraih kemenangan melawan 10 pemain dalam laga SPAL vs AC Milan tadi malam. AC Milan tak mampu melanjutkan tren kemenangan pada pekan ke-29 Liga Italia 2019-2020. Mereka hanya bermain imbang 2-2 kontra tuan rumah SPAL di Stadion Paolo Mazza, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. I Rossoneri - julukan AC Milan - tertinggal dua gol lebih dulu oleh gol Mattia Valoti (13'), dan Sergio Floccari (30'). Mereka baru bisa membalasnya melalui gol Rafael Leao (79'), dan lesakkan bunuh diri Francesco Vicari (90+4'). Hasil imbang ini sungguh disayangkan karena AC Milan unggul segalanya dari SPAL. Dimulai dari jumlah pemain. Sejak menit ke-43, AC Milan memiliki keuntungan karena SPAL harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima Marco D'Alessandro akibat melanggar Theo Hernandez. Kemudian, secara statistik pun AC Milan jauh di atas SPAL. Merujuk Whoscored, AC Milan mendominasi dengan 70 persen ball ...